NaR9Nax9LWVcLGx7LGB6LGJ4NTcsynIkynwdxn1c
Makna dan Sejarah Kata 'Galgah'

Nyalakan Ide Bersama Penerbitirfani.com

Nyalakan Ide Bersama Penerbitirfani.com

Makna dan Sejarah Kata 'Galgah'


PENERBIT IRFANI - Awalnya masyarakat terusik dengan pertanyaan sederhana, "jika lawan kata lapar adalah kenyang, lalu apa lawan kata haus?". Pertanyaan ini mungkin awalnya hanya bercanda, tapi apa salahnya untuk memikirkan hal itu. 

Memang, persoalan bahasa yang tampak sederhana kadang justru memacu kita untuk berpikir lebih keras. Namun, bukan ahli bahasa, bukan pula para pekamus, justru yang hadir di tengah kita adalah pegiat media sosial Bunga Reyza.

Bunga Reyza selain dikenal sebagai seorang pegiat medsos juga seorang dokter dan penyanyi. Ia pernah mengikuti Indonesian Idol.

Melalui akun TikTok-nya, penyanyi kelahiran 2002 itu membuat video sederhana menjawab keresahan warganet itu. Ia pun mengusulkan kata "galgah" sebagai lawan kata "haus". Tak lama, Badan Bahasa mencatat kata "galgah" ke dalam KBBI sebagai kata cakapan.



Meskipun begitu, sebetulnya sudah ada lawan kata haus yang sudah sejak lama ada di KBBI, yaitu "palum". 


Palum merupakan kata baku, hanya saja belum terlalu populer di masyarakat Indonesia. Melihat sejarahnya, palum berasal dari bahasa Batak Pakpak Sumatera Utara. Sehingga, sangat wajar jika sebagian besar masyarakat Indonesia masih merasa asing dengan kata tersebut.

Sementara itu, kata "galgah" lebih populer karena kemunculannya yang unik dan respons warganet juga menunjukkan antusiasnya.

Munculnya kata "galgah" dan masuknya ke dalam KBBI adalah sebuah fenomena bahasa yang menarik. Di era media sosial seperti sekarang ini perkembangan bahasa menjadi semakin mudah. Dalam hitungan menit, dengan banyaknya pengikut, informasi akan tersebar secara lebih cepat.


Redaktur: Ahmad Soleh

Komentar

Penerbit Irfani Ruang Bertumbuh

Penerbit Irfani Ruang Bertumbuh

Iklan

Formulir Pemesanan via Whatsapp