NaR9Nax9LWVcLGx7LGB6LGJ4NTcsynIkynwdxn1c
Tips Menulis Puisi Bagi Pemula

Nyalakan Ide Bersama Penerbitirfani.com

Nyalakan Ide Bersama Penerbitirfani.com

Tips Menulis Puisi Bagi Pemula


PENERBIT IRFANI - Puisi merupakan karya sastra yang populer sejak lama. Keunikannya membuat puisi menarik untuk ditelaah atau bahkan untuk sekadar dibaca dan direnungkan maknanya. Dalam kesempatan kali ini, redaksi Penerbit Irfani menanyakan seputar penulisan puisi kepada penulis buku dan pengrajin puisi, Ahmad Soleh.

Dalam kesempatan itu, penulis buku bertajuk Jika Kangen adalah Sebuah Keran yang Bocor, Bagaimana Bunyinya? ini membagikan tips menulis puisi buat para pemula yang baru mulai belajar menulis puisi. Ini adalah beberapa hal yang disarikan dari penyampaian Ahmad Soleh.

Pertama, ide untuk menulis puisi dapat digali dari hal-hal sederhana yang ditemukan di keseharian. Misalnya, keran bocor, kursi reyot, kolom komentar di medsos, dan sebagainya. "Pokoknya tangkap apa saja yang dekat sama kehidupan kita," ujarnya.

Kedua, Soleh menyarankan agar mengetahui dulu apa yang mau diungkapkan sebelum ditulis. Proses merenung, proses pengendapan, itu hal yang penting dalam mematangkan rangkaian bait puisi. "Jangan sekadar bermain kata-kata, puisi harus menembus kedalaman kata-kata itu," tambahnya.

Ketiga, eksplorasi karya-karya penulis terdahulu. Membaca merupakan guru terbaik dalam hal menulis. Membaca beragam jenis puisi dapat membuat kita kaya akan cara ungkap, cara tutur, dan tentu kosakata. "Interaksi dengan buku-buku, tulisan-tulisan, itu juga perlu kita lakukan, jadikan kebiasaan," kata dia.

Keempat, untuk mendapatkan sudut pandang yang menarik, kita bisa mencoba menerapkan permainan kata, ketaksaan, dan dialog-dialog kecil yang membangkitkan imajinasi. "Menarik itu kan relatif, tapi kalo cara ungkap kita unik dan membuat orang berpikir berkali-kali, itulah daya tarik puisi. Saya sendiri saat membaca puisi lama saya, kadang mendapat hal baru," jelasnya.

Kelima, ketekunan dan keberanian adalah kunci untuk berkarya. Jika kita tekun mengulik cara menulis puisi yang baik, kemudian berani untuk mendapat kritik dan pandangan orang lain, itu akan sangat baik untuk karya kita ke depannya. 

Keenam, Soleh tidak menonjolkan kata-kata yang rumit dalam puisinya. Sebagian besar puisinya adalah permainan kata yang diramu dengan konteks cerita. "Bagi saya kekuatan puisi itu ada dua, pertama kekuatan permainan kata dan yang kedua adalah kekuatan kedalaman makna, dua hal ini yang bisa membuat puisi kita relate dengan pembaca," katanya menjelaskan.

Ketujuh, jika sudah punya puisi tetapi masih ragu untuk dipublikasikan, kita bisa melakukan konsultasi atau minta orang lain menilai puisi kita. "Ya, nerima masukan dan kritik dari pembaca itu sangat bagus buat karya kita, tugas penulis memperbaiki kualitas tulisannya," katanya.

Ahmad Soleh juga menulis sejumlah puisi dan esai di berbagai media massa daring dan media sosialnya. Bagi kawan-kawan yang mau membaca karya terbarunya, Jika Kangen adalah Sebuah Keran yang Bocor, Bagaimana Bunyinya?, bisa menghubungi admin di WA 087789272795.



Komentar

Penerbit Irfani Ruang Bertumbuh

Penerbit Irfani Ruang Bertumbuh

Iklan

Formulir Pemesanan via Whatsapp