NaR9Nax9LWVcLGx7LGB6LGJ4NTcsynIkynwdxn1c
Unduh Buku Jernih Melihat Fenomena LGBT

Nyalakan Ide Bersama Penerbitirfani.com

Nyalakan Ide Bersama Penerbitirfani.com

Unduh Buku Jernih Melihat Fenomena LGBT


 PENERBIT IRFANI - Jernih Melihat Fenomena LGBT adalah buku antologi yang menghimpun 23 esai dari berbagai penulis dengan latar belakang berbeda. Buku ini disunting oleh Ahmad Soleh dan mendapat kata pengantar dari Rita Soebagio, Ketua Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia — organisasi yang dikenal aktif menyuarakan penolakan terhadap legalisasi LGBT di Indonesia.

Sesuai judulnya, buku ini secara terang-terangan mengambil posisi menolak LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender) dan memandangnya sebagai bentuk penyimpangan perilaku seksual yang bertentangan dengan nilai agama, terutama Islam. Buku ini tidak berpretensi netral atau akademis dalam arti ilmiah sosial umum — ia secara sadar diposisikan sebagai bahan edukasi dan "amunisi wacana" bagi pembaca yang sepaham dengan sikap penolakan tersebut.

Buku ini terbagi menjadi empat bagian besar, masing-masing berisi beberapa esai pendek dari penulis berbeda:

Bagian I — LGBT dalam Kacamata Agama dan Budaya

Delapan esai di bagian ini membahas LGBT dari sudut pandang dalil keagamaan, termasuk pembahasan kisah Nabi Luth yang dijadikan rujukan utama argumen keharaman homoseksualitas dalam Islam, ditambah esai tentang pandangan Buddhisme, kaitan LGBT dengan modernisme, dan relasi dengan demokrasi serta pendidikan seksual.

Bagian II — Dahsyatnya Propaganda LGBT di Era Digital

Lima esai membahas bagaimana isu LGBT, menurut para penulis, disebarluaskan lewat fiksi digital, media sosial, dan teknologi. Salah satu esai secara khusus menyoroti kekhawatiran terhadap konten dewasa dalam cerita fiksi bertema LGBT.

Bagian III — Edukasi untuk Mencegah Kecenderungan LGBT

Enam esai berfokus pada peran pendidikan karakter, pendidikan seksualitas, dan pola asuh sebagai upaya yang menurut para penulis dapat mencegah kecenderungan LGBT pada anak dan remaja.

Bagian IV — Tawaran dan Solusi Mencegah Perilaku LGBT

Enam esai penutup menawarkan berbagai "solusi" versi para penulis, mulai dari pendekatan keagamaan, pendidikan keluarga, hingga kisah-kisah personal yang diangkat sebagai ilustrasi.

Sudut Pandang dan Gaya Penulisan

Argumen utama yang berulang di sepanjang buku ini adalah bahwa homoseksualitas diharamkan berdasarkan dalil Al-Qur'an dan hadis, dengan rujukan pada kisah kaum Nabi Luth sebagai landasan utama. Beberapa esai bahkan menggunakan istilah seperti "virus" atau "penyakit yang menular" untuk menggambarkan LGBT, dan menekankan bahwa orientasi seksual seseorang bisa "berubah" akibat pengaruh lingkungan atau paparan konten tertentu.

Dari sisi gayA bahasa, buku ini ditulis dengan nada esai populer, bukan jurnal akademik — mudah dibaca, langsung ke inti argumen, dan diselingi kutipan ayat, hadis, serta data-data sosial (misalnya daftar negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis) untuk memperkuat argumentasi. Karena ditulis oleh 23 orang berbeda, kualitas argumentasi dan kedalaman rujukan antarbab cukup bervariasi — sebagian esai menyertakan catatan kaki akademik yang cukup rinci, sebagian lain lebih bersifat opini reflektif.

Catatan Konteks

Penting dicatat bahwa kerangka yang digunakan buku ini — termasuk penyebutan orientasi seksual sebagai sesuatu yang "menular" seperti penyakit — berbeda dari posisi organisasi kesehatan dan psikologi arus utama seperti WHO dan American Psychological Association, yang sejak lama tidak lagi mengklasifikasikan orientasi seksual sesama jenis sebagai gangguan atau penyakit. Isu LGBT juga tetap menjadi perdebatan sosial, hukum, dan keagamaan yang aktif di banyak negara, termasuk Indonesia, dengan berbagai kelompok masyarakat sipil, keagamaan, dan hak asasi manusia memegang posisi yang berbeda-beda. Pembaca yang ingin mendapatkan gambaran utuh disarankan membandingkan buku ini dengan sumber-sumber dari perspektif lain.

Jernih Melihat Fenomena LGBT adalah antologi esai yang jelas memihak dan tidak berpura-pura netral. Sebagai bahan bacaan bagi komunitas yang sepaham dengan sikap penolakan berbasis agama terhadap LGBT, buku ini menyajikan argumen yang terstruktur rapi dalam empat bagian. Namun bagi pembaca yang mencari kajian yang lebih berimbang dan mempertimbangkan berbagai sudut pandang, buku ini perlu dibaca dengan kesadaran bahwa ia mewakili satu posisi ideologis tertentu, bukan konsensus ilmiah atau kajian multi-perspektif.


 Identitas Buku

Judul: Jernih Melihat Fenomena LGBT: Pandangan Kritis Kaum Intelektual

Penulis: Amalia Rizki Hawa, Anton, Atika Tazkia, Dinda Niken Pratiwi, Djuharijah, Ellita Permata, Fadhilatun NK, Faeedah, Fajri, Farida Utami, Ifal Subakti, Indar Cahyanto, Mijo, Musfira Muslihat, Nur Fajri Romadhon, Nurfadhilah, Nurudin Al Akbar, Putri Rahmawati, Randy Iqbal, Rezky Firmansyah, Siti Nuroh, Sivah Annisa, Slamet Sukmawijaya, Wafi Syukri Baraja

Editor: Ahmad Soleh

Penerbit: GB Publisher bekerja sama dengan CV. Semesta Irfani Mandiri

Tahun Terbit: 2022

Tebal: xi + 120 halaman


Baca Ebook

Ebook Jernih Melihat Fenomena LGBT dapat diunduh di aplikasi Myedisi Reader, klik: MYEDISI


Unduh PDF

Ebook Jernih Melihat Fenomena LGBT dapat diunduh di tautan berikut: UNDUH


Tentang Penerbit Irfani

Penerbit Irfani merupakan penerbitan buku indie di Kota Depok yang mendorong para penulis untuk hadir dengan karya-karya terbaiknya. Sejumlah pakar, praktisi, sastrawan, juga berbagai lembaga memercayakan penerbitan dan pencetakan bukunya di Penerbit Irfani. Selain karena biayanya terjangkau, kualitas layanan dan cetakan yang diberikan juga sangat memuaskan. Mari kita dorong lahirnya karya-karya terbaik untuk memajukan literasi dan budaya bangsa yang unggul dan mencerahkan semesta.


Komentar

Penerbit Irfani Ruang Bertumbuh

Penerbit Irfani Ruang Bertumbuh

Iklan

Formulir Pemesanan via Whatsapp